Web Statis Dan Web Dinamis Beserta Perbedaannya

Posted on

Sudahkah kamu mengerti apa web statis dan web dinamis beserta perbedaannya? Untuk jawabannya kamu bisa merujuk beberapa situs lain yang menyajikan ini. Termasuk juga web kami yang kali ini akan berbagi mengenai informasi yang sama yangni perbedaan web statis dan dinamis.

Meskipun kamu merupakan seseorang yang gemar mengunjungi berbagai situs web di internet untuk menemukan sesuatu atau menggali berbagai informasi. Bukan berarti kamu sudah sangat memahami apa arti web atau apa saja jenis web yang sering dijumpai pada laman internet.

Untuk menambah wawasan kamu mengenai hal ini, apa salahnya jika kamu mengetahui web statis dan web dinamis beserta perbedaannya. Agar kamu tidak semakin penasaran, maka silahkan langsung simak penjelasannya secara lengkap dengan membaca artikel ini hingga usai.

Perhatikan ulasan berikut ini:

Tentang Web Statis dan Web Dinamis

web statis & web dinamis
web statis & web dinamis

Jika kamu sering berkunjung pada berbagai situs web yang ada di internet untuk berbagai keperluan pencarian informasi. Maka kamu akan mengerti apa yang dimaksud dengan web tersebut secara keseluruhan jika dilihat dari fungsi serta kegunaannya.

Website sendiri merupakan berbagai kumpulan informasi yang disajikan dari banyak dokumen dengan memuat konten seperti gambar, tulisan, audio, dan visual. Jika pada masa terdahulu sebuah web banyak yang mengadopsi web statis yang hanya menampilkan berbagai konten sama untuk dilihat oleh semua penggunanya.

Jadi pengunjung web statis sama sekali tidak dapat berinteraksi pada web tersebut. Berbeda dengan saat ini, dimana sudah banyak sekali jenis web dinamis yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung pada web tersebut.

Pengguna dapat mengubah atau menghapus database menggunakan metode lain, atau bahkan pengguna bisa menambahkan database. Inilah mengapa web tersebut dikatakan web dinamis, karena memungkinkan pengunjungnya untuk berinteraksi langsung.

Baca Juga :  Higgs Domino

Sementara antara web statis dan web dinamis tersebut memang mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing sesuai peruntukannya. Kemudian dalam hal pembuatan kedua web tersebut memang memerlukan waktu tertentu meskipun sebenarnya pembuatan web dinamis lebih sulit.

Pendefinisian bahasa dalam pembuatan sebuah web dinamis pun berbeda dengan pembuatan web statis. Jika membuat web dinamis, umumnya kamu harus mengerti istilah seperti ASP, PHP yang merupakan bahasa server dari web dinamis tersebut.

Sementara hal yang sama pada pembuatan web statis, kamu juga harus mengerti istilah seperti Javascript, Teknik UI/ UX, CSS, dan lain sebagainya. Tentu saja istilah tersebut juga merupakan bahasa server dari pembuatan web statis.

Lalu apa pengertian dari web statis dan web dinamis ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka silahkan langsung saja kamu lihat penjelasannya berikut:

Definisi Web Statis dan Web Dinamis Beserta Perbedaannya

Sesuai dengan pembahasan kita pada artikel kali ini, maka kami akan mengupas pengertian dari web statis dan web dinamis khusus untuk akmu yang belum mengerti. Hal ini bertujuan untuk berbagi wawasan agar kelak kamu bisa membedakan antara kedua web tersebut dengan mudah.

Perhatikan ulasannya dibawah ini:

  1.   Pengertian Web Statis

Web statis adalah sebuah web yang memuat berbagai hal atau konten yang sama dan hanya dapat dilihat saja oleh pengguna tanpa berinteraksi. Namun kelebihan web ini adalah mempunyai performa yang baik terutama dalam hal kecepatan jelajah internet serta sistem keamanan di dalamnya.

Jadi selain kamu dapat menjelajahi sesuatu menggunakan web statis dengan cepat, akmu juga akan menikmati fitur keamanan yang meminimalisir hacker. Selain itu web jenis ini akan lebih mudah untuk dikembangkan karena tak perlu kompleksitas fungsi didalamnya.

Baca Juga :  Cara Gampang Memasang Google Maps di Website Atau Blog

Namun web ini masih mempunyai kelemahan tersendiri seperti jika ingin memperbaharui konten, maka pemilik harus mengubah isi kode web tersebut. intinya web statis ini merupakan sebuah web yang diam alias tidak bergerak apabila tidak dikonversikan oleh pemilik web itu sendiri.

Dengan kata lain, web statis adalah web yang info didalamnya tidak dapat diperbaharui menggunakan aplikasi. Melainkan pembaharuan informasinya harus mengubah isi kode atau script dalam web tersebut.

  1.   Pengertian Web Dinamis

Kemudian kita berlanjut pada pengertian web dinamis, yang merupakan sebuah web yang penggunanya dapat berinteraksi langsung dalam web. Jadi, pada web jenis ini kamu dapat menghapus, memodifikasi, atau bahkan menambahkan berbagai konten di dalamnya.

Aktivitas tersebut dapat kamu lakukan tanpa membuka sistem kode yang ada dalam web tersebut dengan mudah. Itulah yang menjadi alasan membuat web jenis dinamis ini dikatakan lebih rumit jika dibandingkan dengan membuat web statis.

Tampilan dari halaman web ini sama meskipun dengan visual yang berbeda untuk pengguna yang juga berlainan. Pemilik web ini juga akan lebih mudah apabila ingin memperbaharui kontennya, karena hanya perlu menggunakan fitur yang tersedia dalam web tersebut.

Selain itu web dinamis ini mempunyai kelengkapan fitur seperti cara masuk, daftar pemakai, metode transaksi, dan lain-lain. Meskipun sebenarnya web ini lebih rentan keamanannya dibandingkan dengan web statis yang tidak mudah diretas oleh orang lain.

Intinya web dinamis merupakan web yang informasi didalamnya dapat diperbaharui dengan mudah. pembaharuan informasi pada web ini bisa dengan menggunakan aplikasi yang dibuat di dalam web itu sendiri.

Perbedaan Web Dinamis dan Web Statis

Setelah kamu melihat penjabaran diatas, sebenarnya kamu sudah mengerti perbedaan antara kedua web ibi antara statis dan dinamis. Namun untuk lebih jelasnya maka kamu bisa memperhatikan kolom dibawah ini.

Baca Juga :  Cara Install Windows 10
Perbedaan Web
Web StatisWeb Dinamis
Pengguna hanya dapat melihat tanpa berinteraksiPengguna dapat berinteraksi langsung dalam web
Pembaharuan tampilan harus mengubah kode script webDapat mengubah tampilan menggunakan CMS pada web
Digunakan untuk informasi penting sajaBisa digunakan lebih fungsional
Bahasa pemrograman seperti HTML serta CSS, dan JavascriptMemakai bahasa pemrograman seperti MYSQL, RUBY, PHP, dan lain sebagainya
Durasi pembuatan relatif singkat atau tidak lamaPembuatan web membutuhkan waktu yang cukup lama
Penambahan file, halaman, harus membuat file terkait yang baruPenambahan file hanya membutuhkan file program untuk file tersebut
Pembaharuan informasi harus mengubah scriptPembaharuan informasi menggunakan CMS yang ada
Tidak memerlukan database karena semua info ada dalam file yang ditampilkanMenggunakan database untuk menampung semua data yang ingin ditampilkan

Note: Kamu dapat dengan mudah melihat pengertian dari kedua web dan perbedaanya dari penjelasan yang sudah dibagikan di laman atas. Dengan begitu kamu tidak lagi bingung untuk membedakan kedua web jika dijumpai di internet atau untuk keperluan tertentu.

web statis & web dinamis
web statis & web dinamis

Sementara kamu juga bisa menentukan sendiri ingin membuat jenis web yang mana, karena sebenarnya fungsi utamanya adalah untuk berbagi informasi. Kamu hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan, kemudian dapat memilih web mana yang menurutmu paling relevan.

Kesimpulan

Setelah kamu menyimak serta memahami penjelasan tentang web statis dan web dinamis beserta perbedaannya yang sudah dibagikan diatas. Maka selanjutnya kamu pasti sudah mengerti apa yang harus dilakukan jika ingin membuat sebuah web dengan kedua jenis yang ada.

 

Baca Juga: